Nama Prestasi President University Student Council (Senat Mahasiswa)
Tahun Perolehan 2016
Pencapaian Wakil Ketua
Lembaga Pemberi/Event Rektorat Universitas Presiden
Individu/Kelompok Individu
Tingkat Regional
Keterangan Tambahan PUSC adalah badan legislatif mahasiswa tingkat universitas, yang berfungsi untuk melakukan penelitian, mengumpulkan aspirasi mahasiswa, menjadi mediator antara mahasiswa dan pihak kampus, membuat undang-undang tentang organisasi kemahasiswaan, serta mengawasi kerja Badan Eksekutif Mahasiswa. Saya sudah tergabung menjadi anggota PUSC sejak tahun pertama berkuliah, sebagai anggota Komisi I (Akademik). Setelah menjadi bagian dari PUSC selama satu tahun, saya merasa ada banyak hal yang masih harus diperbaiki, terutama sistem dan kejelasan landasan organisasi. Oleh karena itu, di tahun ke-2, saya berkomitmen untuk mengambil bagian dalam kepengurusan PUSC sebagai Vice Chairperson (Wakil Ketua). Bekerja dengan ketua saya, kami bersama memimpin 29 anggota yang berasal dari berbagai jurusan dan latar belakang yang berbeda. Menjadi bagian dari PUSC berarti siap untuk mengorbankan waktu sedemikian rupa demi menciptakan kemajuan signifikan bagi kampus dan mahasiswa. Awalnya, PUSC belum mempunyai landasan yang kuat sebagai sebuah organisasi mahasiswa di tingkat universitas. Tidak adanya landasan yang kuat ini kerap kali menimbulkan kesalahpahaman tentang peranan yang harus dilakukan. Berlandaskan keinginan kuat untuk membuat organisasi mahasiswa yang lebih berkualitas, saya bersama dengan ketua memperbaiki semua landasan hukum PUSC. Tentu bukan merupakan hal yang mudah karena kami bukan mahasiswa dengan latar belakang hukum. Saya pribadi mempelajari banyak benchmark dari badan legislatif universitas lain. Dengan pembelajaran yang independen, diimbangi dengan keingintahuan mendalam hingga akhirnya memperoleh bimbingan dari pakar pembuat undang-undang, saya memperoleh banyak pelajaran tentang tata cara membentuk landasan sebuah organisasi mahasiswa. Sebagai Wakil Ketua, saya harus bisa mengakomodasi semua saran dan kritik yang membangun. Akhirnya, di periode kerja kami, terjadi restrukturisasi yang signifikan. PUSC sudah mempunyai landasan hukum yang lebih jelas, serta berjalan lebih efektif sesuai dengan peranan masing-masing komisi dan divisi. Hal ini dibuktikan dengan produk hukum baru yang dibuat selama periode saya memimpin. Alasan saya memilih kepemimpinan di PUSC dan bukan kemenangan perlombaan eksternal sebagai satu kegiatan yang paling berkesan di tingkat universitas adalah karena kontribusi dari pembelajaran independen yang saya lakukan ternyata membuahkan hasil yang signifikan untuk kampus dan organisasi mahasiswa di Universitas Presiden. Saat ini, generasi penerus PUSC sudah dapat berjalan dengan efektif dan memperoleh tingkat kepercayaan mahasiswa dan kampus. Tumpang tindih peranan divisi tidak lagi terjadi. Saya belajar banyak dari pentingnya menjadi bagian dari agent of change. Untuk menciptakan sebuah perubahan nyatanya sangat sulit, dimulai dari banyaknya pertentangan, keraguan tentang keberhasilan, serta dampak yang akan ditimbulkan untuk pihak lain (dalam hal ini adalah Universitas Presiden dan organisasi mahasiswa lainnya). Namun, jika ditekuni dapat membuahkan hasil. Selain itu, sebagai seorang mahasiswa yang teredukasi, kita tentu ingin memberikan kontribusi bagi lingkungan kita, bahkan bangsa dan negara. Kontribusi tersebut dapat dimulai hanya dengan sebuah langkah kecil, yaitu menciptakan lingkungan kerja yang baik di universitas. Pengalaman ini menjadikan saya sesosok pribadi yang lebih yakin untuk menjadi bagian dari perubahan. Saya sadar tanpa belajar, tidak akan ada perubahan, dan tanpa perubahan berarti mati. Oleh karena itu, berkarya untuk Universitas Presiden dengan menjadi pemimpin Senat Mahasiswa telah menantang saya untuk menjadi pemimpin yang berdedikasi bagi lingkungan yang lebih luas cakupannya, yaitu bangsa dan negara.
Sertifikat
Photo